Langsung ke konten utama

Jumpa yang Dirindukan

Sore itu,
Jemari semakin tak sabar untuk segera menekan tiap-tiap tombol keyboard sang makhluk cerdas bernama laptop.
Saraf-saraf di kepala semakin kencang bekerja, demi menghasilkan output rangkaian kata yang harus segera disusun oleh jemari.

Waktu menunjukkan pukul 15.40, dua puluh menit menuju dimulainya sebuah pertemuan, jumpa yang dirindukan.

Sound system pada sudut-sudut dinding tak bersuara menghantarkan pengumuman bahwa tak lama lagi perpustakaan akan mengakhiri pelayanannya.

Degub-degub jantung pun semakin tak terbendung, ketika mata meraih langit yang cenderung kelabu.
Hati semakin bergemuruh ketika rintik air jatuh menghujam tubuh ini.

Berbagai kemungkinan muncul dalam dunia batin. "Akankah aku dapat menghadiri dan berjumpa dengan perjumpaan yang dirindukan ?"

Tapi tekad terlanjur bulat, dan sepertinya Allah merestui niatan baik ini.
Awanpun mencoba menahan kerinduan air pada tempat asalnya, tanah. Hingga, diri ini dapat melaju menjemput jumpa yang dirindukan.

Pukul 17.13, motorpun mendarat pada halaman rumah dari seorang saudagar lagi derwaman, yang juga disambut dengan hangat oleh jumpa yang dirindukan.

Seperti ada sinar mentari yang begitu menghangatkan hingga ke ulu hati ditengah dinginnya cuaca sore itu.

Perjumpaan pun berlangsung, jumpa insan yang saling merindukan, yang begitu lama terpisahkan oleh hajat masing-masing. Dan kini, kita kembali merajutnya.

Tidak, kita tidak hanya bersama merajut perjuampaan yang kasat mata. Tapi, kita juga bersama merajut sebuah perjumpaan kepada Sang Pencipta, Sang Sutradara Terbaik bagi Kehidupan semesta alam.

Yang pada akhirnya, jumpa singkat sore itu memaksa diri ini untuk terus bersyukur atas takdir yang telah Allah rangkai dengan sangat sempurna. Takdir menjadi bagian dari Keluarga Angkatan Pertama Ekonomi dan Bisnis Islam FEUI.

Allahu yubarik fiikum!
Terimakasih untuk hari ini, terimakasih sudah bersedia bersama mencipta jumpa yang dirindukan.
---------------------------
Bagian dari kalian,
FA

Komentar