Langsung ke konten utama

[Day 2-b] Berselimut Kepura-puraan

Semilir angin berhembus, di belahan bumi  berbeda.

Kau masih menjadi pemenuh pikirannya.
Mencipta gelisah hatinya.

Dingin maya sikapmu bertolak dengan nyata sikapmu.

Apakah ini aslimu ? Pikirnya membatin.

Barangkali benar, hanya keterpaksaan berselimut kepura-puraan yang kau tampilkan selama ini.

Semoga ia mampu bersabar dengan bendungan rindu tak berbalas.
-------
FA

Komentar