Langsung ke konten utama

Memohon yang TerBAIK 'Bukan' yang BAIK!

Bismillahirrohmanirrohiym.
Assalamu'alaikum Warrohmatullohi Wabarrokatuh.

Hari ini, berhubung saya menggunakan kalender masehi dan hijriyah. maka 8 Februari 2013 dan 27 Rabiul Awwal 1434H. Tepatnya hari ini adalah hari terakhir verifikasi data PDSS bagi para siswa dan siswi jenjang SMA.
Dan besok merupakan awal finalisasi data bagi para peserta SNMPTN 2013.
Yup, nggak kerasa beberapa bulan lagi saya sudah akan meninggalkan sekolah tercinta, sekolah yang menyimpan banyak kenangan.
Ada rasa senang, sedih, dan cemas.
Senang karena akan menjadi mahasiswa, sedih karena akan berpisah dengan teman-teman, dan cemas memikirkan tempat yang akan menjadi almamater beberapa bulan kemudian, almamater yang akan dibawa ketika mendaftar kerja dan sebagainya kecuali ke akhirat.

Bingung, takut, pesimis, dan pasrah. Tapi bukan berarti saya lemah dan membiarkan air mengalir begitu saja.
Dibalik rasa bingung, takut, pesimis, dan pasrah masih terselip rasa optimis yang besar untuk Lulus dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2013.
Kenapa ? Ya, pertama yang membuat saya yakin karena saya punya ALLAH. Saya punya Master dari segala Master kehidupan. dan saya yakin sebesar, sekecil apapun nilai kita, dan sedikit, sebanyak apapun saingan kita kalau ALLAH telah menakdirkan kita untuk diterima di PTN pilihan kita ya pasti akan terima, begitu pula sebaliknya.
Kedua, saya sedikit optimis, tenang karena saya mendapat restu dari orang yang sangat berarti dalam hidup saya yaitu Ummi. Alhamdulillah saya diperbolehkan untuk memilih dan kuliah di Universitas yang saya inginkan. Karena, sebelumnya saya sempat pesimis tidak direstui seperti halnya Uni saya. Ya, Uni saya adalah peserta SNMPTN 2012, dan dia mendaftar disebuah Universitas yang kurang direstui oleh orang tua saya. dan hasilnya ya seperti yang tak disangka yaitu tidak lolos walaupun dari sekolah rintisan internasional, dan nilainya baik. Tapi, Alhamdulillah Uni saya diterima sebagai mahasiswa POLTEKKES Lampung jurusan Analis Kesehatan walaupun sebelumnya sempat setengah hati karena didaftarkan oleh Ummi.
Dan dari situ saya sadar bahwa restu orang tua sangat penting.
Alasan terakhir adalah jurusan yang saya pilih adalah jurusan yang baru dibuka diUniversitas tersebut, ya walaupun saya tau tidak akan terlalu berpengaruh karena Universitasnya merupakan Universitas favorit sekali. Ya tapi saya kembalikan ke alasan awal sesungguhnya saya lebih merasa tenang ketika saya mengingat ALLAH.
Dan saya juga yakin apapun hasil seleksinya nanti semuanya merupakan keputusan yang terbaik dari-NYA Yang Maha Kuasa.
Saya yakin semuanya ada hikmah. Karena saya juga sudah sering merasakan kegagalan yang menyakitkan.
Namun, jujur untuk yang kali ini saya bukan malu untuk diri saya tapi saya takut mengecewakan kedua orang tua saya apabila nantinya hasilnya bukan yang diharapkan.
Ya tapi kembali lagi ke awal. Manusia hanya dapat memprediksi, dan merencanakan. Hasilnya tetap ALLAH yang mengatur.
Yang perlu kita lakukan adalah berdo'a dan terus berdo'a serta berusha untuk mempersiapkan diri dalam SBMPTN 2013.

Dan saya juga mohon do'a kepada para pembaca yang membaca entri ini.
do'a kan saya menjadi mahasiswi Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi Jurusan Ilmu Ekonomi Islam 2013. Insya ALLAH.

Jazakumulloh Khoiron Katsir telah meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini, semoga kita semua dapat meraih cita-cita dan impian kita disertai Ridho-NYA, bukan dengan ambisi dan bukan dengan niat yang buruk.
Aamiin Ya ROOBAL'aalamiin.



Komentar