Abstrak
Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh...
Hari ini hari Kamis, tepatnya tanggal 18 Oktober 2012.
Saya nggak ngerti kenapa saya buat entri ini, sampai saat inipun saya masih berfikir kenapa jemari saya terus bergerak menekan setiap tombol disebuah laptop jadul bermerk ACER.
awalnya saya nggak ada niat sama sekali buat buka nih blog.
bukan karena sibuk ataupun apa. tapi memang nggak ada inspirasi.
dan inipun saya mendzolimi teman sekelas saya.
tujuan saya nancepin di modem aha aha i like it untuk buka jejaring sosial yang jadul banget seperti wajah saya mungkin ya yaitu facebook.
saya nggak ngerti kenapa saya ngidupin laptop cuma buat facebook. tapi apalah daya inilah diri saya yang penuh ketidakjelasan..
semua ini berawal dari tugas sejarah, yaitu membuat buku yang nggak penting banget.
nggak dapat apa-apa dan ngabisin waktu doang. jelas-jelas udah ada buku disuruh buat buku.
alasannya sih biar nggak kaget kalo udah jadi mahasiswa/i ntar.
tapi bagi saya tetap aja itu alasan atas ketidaksiapan seorang guru mengajar.
sering terbesit sebuah fikiran, untuk apalah saya ini sekolah.
tapi bukan berarti dengan sering munculnya fikiran itu membuat saya malas untuk belajar.
justru saya pernah meraih peringkat 3 walau dikelas saya dua periode berturut-turut.
ya tentunya saya tetap bersyukur kepada ALLAH. karena saya dapat membuat orang tua saya tersenyum. karena saya tahu semua ini tidak lepas dari campurtangan ALLAH.
Karena saya memang sadar kemampuan saya nggak seberapa dibanding kemampuan orang lain.
nah mungkin kalian yang membacanya sempat bingung ataupun bosan. tapi ya beginilah saya.
seseorang yang selalu dianggap tidak jelas oleh teman-teman saya dan diri saya pun merasakan hal itu.
terkadang saya ingin sekali bermanfaat untuk orang lain melalu entri saya, namun disaat semangat 45 itu muncul dan semua pendukung telah tersedia, tiba-tiba fikiran dan imajinasi didalam diri saya pun terbang ke tempat yang jauh mungkin sudah sampai masa depan.
namun, bukan berarti juga dengan ketidakjelasan saya ini, saya tidak memiliki tujuan dan cita-cita didalam hidup saya.
seaneh-anehnya saya namun saya memiliki cita-cita yang selalu saja diremehkan orang, yaitu menjadi Presiden Indonesia dan pelopor perubahan menjadi lebih baik.
entah apa yang ada difikiran mereka, setiap saya mengungkapkan impian saya itu mereka selalu mentertawakan. apakah ada yang salah dengan impian tersebut ?
ataukah mereka mengejek dan berfikir impian saya itu terlalu berlebihan untuk dimiliki oleh orang seperti saya ini ?
seseorang yang dicap dan dikenal dengan ketidakjelasan ?
bukankah bermimpi itu hak semua orang ?
dan bermimpi adalah hal yang paling sederhana dan murah.
ya bermimpi!
namun, saya tidak pernah kesal dengan perlakuan teman-teman saya terhadap impian saya itu,
karena saya juga sudah sering mendapatkan perlakuan yang sama dari keluarga saya sendiri...
menyedihkan memang namun, ya apalah daya.
saya tidak dapat melarang karena itu pendapat mereka.
setiap pernyataan memang selalu ada pro dan kontra.
toh wajar kalau mereka bersikap seperti itu,
mungkin memang mereka melihat saya yang penuh dengan ketidakjelasan ini.
namun, bukan berarti dengan saya membiarkan semua orang mengejek impian saya.
membuat saya terpengaruh dan berfiikir yang sama dengan mereka.
saya tetap akan memiliki impian tersebut.
menjadi Presiden memanglah sesuatu hal yang luar biasa apabila menjadi kenyataan.
namun, yang saya harapkan bukanlah pujian dari mereka ketika saya berhasil mewujudkan impian saya tersebut.
yang saya harapkan adalah saya dapat mewujudkan impian saya yang lain.
yap!! impian yang lain!
Presiden bukanlah impian sepele yang sekedar saya cita-citakan karena ke WAH-an status sosial.
namun, impian tersebut merupakan jalan agar saya dapat mewujudkan impian saya yang dilain.
seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, saya bercita-cita menjadi Presiden dan pelopor perubahan menjadi lebih baik.
yap! itulah yang saya harapkan.
mungkin kedua impian saya tersebut sama besarnya.
namun saya yakin saya bisa..
man jadda wa jadda
dan berhubungan saya memiliki kewajiban yang lain, dan saya tidak ingin mendzolimi teman sekelas saya maka saya dengan sangat terpaksa mengakhiri pengetikan entri ini.
Insya ALLAH jika ada waktu senggang lagi untuk menumpahkan sikap ketidakjelasan saya ini, saya akan membuat lanjutan dari entri ini.
syukron katsir atas waktu yang saudara/i luangkan untuk membaca entri saya ini.
jazakumulloh khoiron katsir.
wassalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh..
Assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh...
Hari ini hari Kamis, tepatnya tanggal 18 Oktober 2012.
Saya nggak ngerti kenapa saya buat entri ini, sampai saat inipun saya masih berfikir kenapa jemari saya terus bergerak menekan setiap tombol disebuah laptop jadul bermerk ACER.
awalnya saya nggak ada niat sama sekali buat buka nih blog.
bukan karena sibuk ataupun apa. tapi memang nggak ada inspirasi.
dan inipun saya mendzolimi teman sekelas saya.
tujuan saya nancepin di modem aha aha i like it untuk buka jejaring sosial yang jadul banget seperti wajah saya mungkin ya yaitu facebook.
saya nggak ngerti kenapa saya ngidupin laptop cuma buat facebook. tapi apalah daya inilah diri saya yang penuh ketidakjelasan..
semua ini berawal dari tugas sejarah, yaitu membuat buku yang nggak penting banget.
nggak dapat apa-apa dan ngabisin waktu doang. jelas-jelas udah ada buku disuruh buat buku.
alasannya sih biar nggak kaget kalo udah jadi mahasiswa/i ntar.
tapi bagi saya tetap aja itu alasan atas ketidaksiapan seorang guru mengajar.
sering terbesit sebuah fikiran, untuk apalah saya ini sekolah.
tapi bukan berarti dengan sering munculnya fikiran itu membuat saya malas untuk belajar.
justru saya pernah meraih peringkat 3 walau dikelas saya dua periode berturut-turut.
ya tentunya saya tetap bersyukur kepada ALLAH. karena saya dapat membuat orang tua saya tersenyum. karena saya tahu semua ini tidak lepas dari campurtangan ALLAH.
Karena saya memang sadar kemampuan saya nggak seberapa dibanding kemampuan orang lain.
nah mungkin kalian yang membacanya sempat bingung ataupun bosan. tapi ya beginilah saya.
seseorang yang selalu dianggap tidak jelas oleh teman-teman saya dan diri saya pun merasakan hal itu.
terkadang saya ingin sekali bermanfaat untuk orang lain melalu entri saya, namun disaat semangat 45 itu muncul dan semua pendukung telah tersedia, tiba-tiba fikiran dan imajinasi didalam diri saya pun terbang ke tempat yang jauh mungkin sudah sampai masa depan.
namun, bukan berarti juga dengan ketidakjelasan saya ini, saya tidak memiliki tujuan dan cita-cita didalam hidup saya.
seaneh-anehnya saya namun saya memiliki cita-cita yang selalu saja diremehkan orang, yaitu menjadi Presiden Indonesia dan pelopor perubahan menjadi lebih baik.
entah apa yang ada difikiran mereka, setiap saya mengungkapkan impian saya itu mereka selalu mentertawakan. apakah ada yang salah dengan impian tersebut ?
ataukah mereka mengejek dan berfikir impian saya itu terlalu berlebihan untuk dimiliki oleh orang seperti saya ini ?
seseorang yang dicap dan dikenal dengan ketidakjelasan ?
bukankah bermimpi itu hak semua orang ?
dan bermimpi adalah hal yang paling sederhana dan murah.
ya bermimpi!
namun, saya tidak pernah kesal dengan perlakuan teman-teman saya terhadap impian saya itu,
karena saya juga sudah sering mendapatkan perlakuan yang sama dari keluarga saya sendiri...
menyedihkan memang namun, ya apalah daya.
saya tidak dapat melarang karena itu pendapat mereka.
setiap pernyataan memang selalu ada pro dan kontra.
toh wajar kalau mereka bersikap seperti itu,
mungkin memang mereka melihat saya yang penuh dengan ketidakjelasan ini.
namun, bukan berarti dengan saya membiarkan semua orang mengejek impian saya.
membuat saya terpengaruh dan berfiikir yang sama dengan mereka.
saya tetap akan memiliki impian tersebut.
menjadi Presiden memanglah sesuatu hal yang luar biasa apabila menjadi kenyataan.
namun, yang saya harapkan bukanlah pujian dari mereka ketika saya berhasil mewujudkan impian saya tersebut.
yang saya harapkan adalah saya dapat mewujudkan impian saya yang lain.
yap!! impian yang lain!
Presiden bukanlah impian sepele yang sekedar saya cita-citakan karena ke WAH-an status sosial.
namun, impian tersebut merupakan jalan agar saya dapat mewujudkan impian saya yang dilain.
seperti yang saya ungkapkan sebelumnya, saya bercita-cita menjadi Presiden dan pelopor perubahan menjadi lebih baik.
yap! itulah yang saya harapkan.
mungkin kedua impian saya tersebut sama besarnya.
namun saya yakin saya bisa..
man jadda wa jadda
dan berhubungan saya memiliki kewajiban yang lain, dan saya tidak ingin mendzolimi teman sekelas saya maka saya dengan sangat terpaksa mengakhiri pengetikan entri ini.
Insya ALLAH jika ada waktu senggang lagi untuk menumpahkan sikap ketidakjelasan saya ini, saya akan membuat lanjutan dari entri ini.
syukron katsir atas waktu yang saudara/i luangkan untuk membaca entri saya ini.
jazakumulloh khoiron katsir.
wassalamu'alaikum warrohmatullohi wabarrokatuh..
Komentar
Posting Komentar