Untuk para Pemuda baik Pelajar, Mahasiswa, dsb yang akan melaksanakan Ujian ataupun Ulangan WAJIB BACA... ^^
Saya akan memberikan sesuatu dalam catatan ini...
Entah kalian anggap Motivasi, Sindiran, Sampah, Tulisan Biasa. Tafadhol.
Tapi ini adalah sesesuatu yg patut kita renungkan.
ALLAH telah memberikan Kita Akal serta Otak dengan Kualitas dan Kuantitas yang sama.
Tapi kenapa kita terkadang masih bergantung pada teman, orang lain dalam mengerjakan soal Ulangan ?
Bukankah Kualitas dan Kuantitas Otak Diri kita dengan teman sama ?
Apakah kalian merasa puas dengan bergantung pada teman ?
Apakah kalian bangga ?
Tidakkah kalian merasa malu, kasian, prihatin kepada diri kita ?
Uang Jerih Payah orang tua telah habis untuk membiayai sekolah kita dari Tk sampai saat ini, belum lagi untuk makan, mereka membelikan makanan yang lezat agar asupan gizi kita cukup dan kita sehat, mereka ingin kita sehat karena dengan itu kita dapat berfikir dengan baik.
Tahukah kalian, Abi dan Umi kita rela menunda kepentingannya, keinginannya untuk membeli sesuatu hanya demi Kita, agar kita dapat sekolah, makan, dan sehat..
Mereka tidak pernah mengharap balasan dimasa depan, yg mereka harapkan Kita menjadi pandai, cerdas, dan pintar sehingga kita sukses dan menjadi orang yg berguna bagi semua orang. Mereka berharap kita dapat Bahagia dimasa depan kelak, tanpa mereka berfikir bagaimana nasib mereka kelak.
Jika kita ingat wajah Kedua Orang Tua Kita, telah timbul kerutan2 yang menandakan usia mereka semakin Tua.
Tahukah kalian, apakah mereka merasa bahagia ataupun sedih selama ini ?
Mungkin diantara orang tua kita ada yg rela mengorbankan harga diri untuk meminjam uang kepada tetangga, saudara hanya DEMI KITA, SEKOLAH Kita.
Tapi, apa balasan kita ? Kita tipu mereka, kita dustai mereka, kita rubah nominal rupiah untuk bayaran sekolah kita, kita pamit ke sekolah tapi nyatanya kita pergi ke tempat lain, kita berikan hasil ulangan nilai besar kepada mereka, mereka merasa bangga tanpa mereka ketahui bahwa itu adalah hasil dari mencontek.
Teman, Sahabat, Adik, Kakak.
Mari kita renungkan kembali, bagaimanakah jika orang tua kita tau bahwa selama ini kita membohonginya? Pernah kah berfikir bagaimana perasaan mereka?
Baiklah jika mereka sempat mengetahuinya..
Bagaimana JIKA orang tua kita WAFAT terlebih dahulu ?
Fikirkan bagaimana nasib kalian kelak, hanyalah penyesalan yg tersisa...
Mari Kita buka pikiran kita,
coba renungkan Komputer itu canggih ya?
Siapa yang membuat?
Apa komputer bisa ngerakit sendiri?
Jawabannya adalah TIDAK.
Komputer adalah Hasil Karya Otak dan Keahlian Manusia.
Bayangkan otak manusia, otak kita dapat membuat sesuatu yg luar biasa..
Jika hasilnya Luar Biasa, maka pembuatnya pasti lebih luar biasa bahkan lebih dari Dahsyat...
Wahai PELAJAR.
Saya tau apa yg kalian pikirkan ketika membaca tulisan ini, pasti kalian berfikir saya ini lebay, bodoh, bnyak omong, dsb.
Saya juga yakin kalian berkata bahwa "itukan otak yang memang dasarnya udah pintar".
Tapi seperti diawal saya beritau bahwa otak manusia diciptakan secara adil oleh ALLAH.
Kec : yahudi memang diberikan kemampuan yg lebih...
Bagi kalian yg berfikir semua itu karena asupan gizinya, saya beritau.
Dijakarta diperkantoran dipemerintahan banyak sekali orang-orang yang latar belakangnya jauh dibawah kita, yang makan hanya pakai Tempe Tahu Garam Air Sayur Singkong.
Tapi apa buktinya? Mereka berhasil, dan mereka sekolah dulu pergi dengan berjalan kaki berkilo-kilo meter, ada juga yg mengayuh sepedah, apakah mereka jajan? Tidak mereka hanya diberikan uang untuk memberi minum, bahkan tidak diberi uang sama sekali.
Tapi kenapa mereka dapat berhasil ?
Kuncinya adalah KEYAKINAN untuk SUKSES dan SEMANGAT BELAJAR YANG BESAR.
Tapi, kenapa kita yang telah mendapat fasilitas motor, uang, angkot, hape,dsb justru menjadi sangat pemalas? Apakah kita terlena ?
Sadarkah kita telah MEMbodohi diri kita dengan Kemajuan teknologi. Kenapa saya sebut MEMBODOHI ?
karena kita yg membuat itu terjadi, tidak dapat kita menyalahkan perkembangan dzaman.
Sesungguhnya kemajuan teknologi adalah hal yg positif.
Namun, karena kesalahan kita yang tidak dapat menempatkan hal yg seharusnya menjadi semangat, malah menjadi bumerang untuk kita.
Dimasa sekarang kemajuan teknologi telah jauh berkembang.
Bagaimana dimasa depan nanti ? Ketika kita dewasa, bagaimanakah persaingannya ?
Tentunya lebih maju...
Apakah kita akan tetap seperti sekarang ?
Dengan menggantungkan diri kita pada orang lain, selayaknya benalu ?
Kalau Saya sangat TIDAK INGIN.
Wahai saudara/i ku, marilah Kita BANGKIT dari hal yang Membelenggu diri kita!
SUDAH SAATNYA untuk KITA berubah Menjadi Lebih baik, nggak ada yg terlambat...
Bodoh Pintar itu BUKAN TAKDIR.
Tapi, semua itu adlh hasil karya dari diri kita.
Janganlah kita menjadi manusia yg mendzalimi diri sendiri, sesungguhnya mereka adlh orang2 yg merugi...
Ingatlah
"ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH NASIB SUATU KAUM, APABILA TIDAK ADA USAHA DARI KAUM TERSEBUT UNTUK MERUBAH NASIBNYA"
karya : Fitri Amalina
Komentar
Posting Komentar